Sabtu, 07 September 2013

icon pop quiz character level 5.1

Totoro

Daria

Bad Badtz-Maru

 Mr Burns
 


Danbo

Garfield

Darth Maul

Count Von Count

Mr. Snuffleupagus

Edna Mode

Zoidberg

Felix the Cat

Changi Internasional Airport


  
Setelah bertahan sejak 2006 hingga 2012, predikat bandara terbaik sedunia untuk bandara Incheon, Korea Selatan akhirnya diambil alih oleh bandara Changi, Singapura tahun ini. Lembaga survei kepuasan pengguna bandara, Skytrax, telah memberikan penghargaan kepada bandara Changi sebagai bandara terbaik sedunia tahun 2013.
Menurut berita yang dilansir dari Straits Times, Presiden Direktur Skytrax Edward Plaisted mengatakan bahwa penghargaan tersebut menandakan bahwa Changi menjadi bandara yang penuh inovasi dengan menempati posisi tiga besar selama 14 tahun terakhir.
"Kemenangan ini adalah suatu hal yang bergengsi, bandara Changi, Singapura menjadi bandara yang paling favorit di seluruh dunia. Kami mengucapkan selamat atas prestasi tersebut," ujar dia seperti yang dikutip dari Straits Times, Jumat (12/4).
Sementara itu, CEO bandara Changi Lee Seow Hiang mengatakan bahwa saat ini Changi masih berusaha untuk memuaskan keinginan penumpang yang singgah di bandara Singapura tersebut.
Selain mendapatkan predikat bandara terbaik sedunia, Changi juga mendapatkan penghargaan sebagai bandara terbaik se-Asia dan bandara terbaik untuk fasilitas kemewahannya.
Disingkirkan oleh Changi, tahun ini bandara Incheon berada di posisi nomor dua. Disusul oleh Bandara Schipol, Amsterdam, Belanda, Bandara Internasional Hong Kong, dan Bandara Internasional Beijing.
Sayangnya, nama Bandara Soekarno-Hatta tidak termasuk dalam 100 bandara terbaik sedunia. Namun Bandara Internasional Kuala Lumpur, Malaysia berada di posisi 14.

Kamis, 05 September 2013

Penyebab Obesitas

Penyebab Obesitas
-
Obesitas merupakan kelebihan berat badan akibat terjadinya penumpukan sel-sel lemak. Awalnya, Anda hanya akan merasa bahwa berat badan naik. Namun,  saat sel-sel lemak yang tertimbun semakin banyak, maka akan terjadi perubahan anatomis. Pada pria, penumpukan sel lemak biasanya terdapat di bagian perut.

Penyebab obesitas:
  • Gaya hidup. Obesitas bisa terjadi karena banyak faktor, “Namun, 90% obesitas terjadi karena gaya hidup yang tidak sehat,” kata dr. Inge Permadhi, MS, SpGK, spesialis gizi klinik dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Salah satu faktornya adalah karena asupan makanan yang melebihi kebutuhan tanpa diimbangi aktivitas yang cukup, atau istilah kerennya, sedentary lifestyle (gaya hidup tanpa banyak bergerak). Padahal,  aktivitas yang cukup diperlukan untuk membakar kelebihan energi yang ada. Jika hal ini tidak terjadi, maka kelebihan energi akan diubah menjadi lemak dan disimpan di dalam sel-sel lemak. Tapi, jangan langsung panik saat mengingat jumlah makanan yang Anda makan tadi malam. Sebab hal ini tak terjadi dalam waktu singkat, tapi dalam jangka waktu yang cukup lama. 
  • Genetik. Hal lain yang juga dapat menyebabkan terjadinya obesitas adalah faktor genetik, yaitu sebanyak 25-35 %. Jadi, jika ada anggota keluarga Anda yang memiliki riwayat obesitas, maka Anda memiliki risiko yang lebih tinggi menderita  obesitas dibandingkan dengan mereka yang tidak. “Tapi  faktor genetik juga berhubungan dengan masalah gaya hidup yang kurang sehat,” kata dr. Inge. Sebab jika ada anggota keluarga Anda yang memiliki masalah obesitas yang disebabkan karena hal tersebut, maka hal itu juga akan memengaruhi Anda.
  • Lain-lain. Beberapa hal lain yang turut berperan dalam obesitas adalah konsumsi obat-obatan tertentu –seperti obat depresi– dan faktor usia. Saat usia Anda bertambah, maka kinerja sistem metabolisme Anda akan menurun. Hal ini menyebabkan lemak menjadi lebih cepat tersimpan. Hasilnya? Tubuh Anda akan membesar.

Rabu, 04 September 2013

C. Faktor Risiko Penyakit Jantung


Lantas, siapa yang paling berisiko mengalami gejala ini? Intinya adalah, semakin banyak faktor risiko yang Anda miliki, maka semakin besar risiko Anda menendapatkan serangan jantung, seperti misalnya:

• Berhenti menstruasi
• Merokok
• Riwayat keluarga penyakit jantung sebelum usia 60 tahun
• Tekanan darah tinggi (hipertensi)
• Diabetes
• Obesitas
• Kolesterol tinggi

Jantung merupakan organ yang fungsinya sangat vital bagi tubuh. Oleh karena itu menjaga kesehatan jantung sangatlah penting. Mulailah sayangi jantung anda dengan membiasakan pola hidup sehat dan kenali gejal-gejala awal penyakit jantung.

Selasa, 03 September 2013

Nada


Sifat nada ada 4 yaitu :
a. FITCH yaitu ketepatan jangkauan nada.
b. DURASI yaitu lamanya sebuah nada harus dibunyikan
c. INTENSITAS NADA yaitu keras,lembutnya nada yang harus dibunyikan.
d. TIMBRE yaitu warna suara yang berbeda tiap-tiap orang.


B. Gejala Serangan Jantung Pada Wanita


Di Indonesia, penyakit jantung masih menjadi penyebab utama kematian terbesar kaum pria. Tetapi, bukan berarti perempuan tidak bisa terkena penyakit ini. Ada beberapa gejala paling umum yang menandai terjadinya serangan jantung seperti rasa sesak di dada, nyeri, dan pusing. Namun, yang menjadi pertanyaan adalah, apakah gejala serangan jantung pada laki-laki dan perempuan sama? Jawabannya, tidak!

Dr Larry Weinrauch mengatakan, pada dasarnya, sangat sedikit perempuan pra menopause yang mengalami serangan jantung. Terkecuali, jika mereka merokok, diabetes, atau mengonsumsi pil KB untuk jangka waktu yang panjang. Akan tetapi, lanjutnya, merokok masih menjadi faktor risiko terbesar terkait serangan jantung pada perempuan.

Berikut ini adalah gejala-gejala yang harus diwaspadai akan munculnya serangan jantung pada perempuan, seperti yang dipaparkan oleh Weinrauch:

• Mual dan muntah yang tidak akan berhenti
• Sesak napas (tapi tidak mendesah) atau terutama jika anda terbangun di malam hari
• Dada terasa tidaknyaman yang dimulai dari bagian belakang tulang dada dan menjalar ke bahu atau lengan, leher, rahang.
• Ketidaknyamanan di rahang bawah
• Ketidaknyamanan di punggung atas terutama jika terjadi hanya dengan tenaga atau tidak akan pergi
• Ketidaknyamanan di dada atau punggung yang terjadi ketika makan banyak
• Tiba-tiba jantung berdetak sangat cepat bersamaan dengan denyut nadi
• Tiba-tiba hilang kesadaran
• Fisik tidak mampu melakukan pekerjaan rumah tangga biasa

A. Gejala Penyakit Jantung Pada Wanita


Sebagai silent killer, pada dasarnya penyakit ini juga mengeluarkan sinyal-sinyal yang tanpa disadari dapat membantu Anda untuk mendeteksinya sejak dini. Selebihnya, kenali gejala-gejalanya berikut ini seperti dikemukakan Dr John F Knight dalam bukunya yang berjudul "Family Medical care"

1. Sering Kelelahan
Faktor pekerjaan atau berolahraga berat menjadi salah satu munculnya rasa lelah. Akan tetapi ketika Anda beraktivitas fisik ringan kemudian mudah lelah, hal ini patut diwaspadai. Sekitar 70 persen ini merupakan gejala awal dari penyakit jantung, akibat kurangnya oksigen menuju jantung.

2. Nyeri Ringan
Pada kondisi ini nyeri bukan hanya terjadi di bagian jantung. Rasa nyeri ini dapat terjadi di bagian lain, seperti tulang dada, punggung bagian atas, bahu, leher, dan bagian tak terduga: rahang.

3. Berkeringat tanpa Aktifitas
Tangan atau bagian tubuh berkeringat kerap dikaitkan dengan gangguan jantung. Benar saja. Ketika Anda tak melakukan kegiatan yang menguras keringat atau mendadak berkeringat, waspadalah! Ini merupakan salah satu indikasi penyakit jantung yang juga ditandai dengan wajah yang memucat.

4. Pusing dan Mual
Kondisi ini sering dirasakan pada sekitar 39 persen wanita yang mengalami gangguan pencernaan. Jika sudah parah, Anda tak hanya mengalami pusing atau sakit di bagian kepala saja, melainkan Anda dapat pingsan karena tak kuat menahan sakit.

5. Sesak Napas
Hampir 58 persen wanita mengalami ketidakmampuan mengatur pernapasan mereka. Ini dapat disebabkan karena rasa lelah yang berlebihan mengeluarkan emosi, berjalan kaki menaiki tangga, atau usai beraktivitas berat.

6. Susah Tidur atau Insomnia
Inilah yang menyebabkan meningkatnya penyakit jantung koroner pada wanita. Kondisi sulit tidur atau insomnia ini dialami oleh sekitar 48 persen wanita, dan akan berlangsung selama beberapa bulan. Tak hanya itu, kualitas tidur yang lama juga tak cukup membantu Anda untuk tidur nyenyak.

7. Rasa Cemas yang Berlebihan
Tubuh akan memberikan sinyal bahwa Anda sedang dalam kondisi cemas. Hal ini bisa saja terjadi karena faktor psikologis seseorang, seperti stres contohnya. Kondisi ini memicu serangan jantung yang mendadak.